RSS
Tampilkan postingan dengan label Anivsmile's Kitchen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Anivsmile's Kitchen. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 Mei 2011

Nani Arsik (Sumatera Utara)


Seminggu yang lalu, saya sudah belajar membuat “Ayam Bakar Penyet Khas Jawa Timur”. Untuk rasa saya acungi jempol sendiri. Walaupun dalam proses pembuatannya saya masih ‘open book’. Yah, namanya perdana buat “Ayam Bakar Penyet Khas Jawa Timur”, suatu hal yang wajar toh. Trus, saya juga nggak lupa menerapkan ‘5 Poin Sukses Membuat Ayam Bakar’ dan ‘Takaran Bumbu’ yang tidak melenceng agar hasil akhirnya sempurna dalam cita rasa.

Sekarang saya mau pulang kampung dulu. Saya mau belajar dan demo masak cara mengolah ikan. Di kampung saya, Sumatera Utara nun jauh disana. Terkenal satu masakan berbahan dasar ikan yang diolah sedemikian rupa plus rempah yang tidak dimiliki oleh daerah lain di indonesia, ‘ANDALIMAN’ namanya. Rempah ini hanya terdapat di Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) dan Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) Sumatera Utara. Bentuknya mirip merica (bulat kecil) dan setelah dikeringkan berwarna hitam.

‘Nani Arsik’ ini biasanya menggunakan ikan mas atau ikan nila, tapi saya lebih suka bahan dasarnya ikan mas. Siapkan alat perang (kompor, kuali de el el). Ayo… kita mulai demo.

Nani Arsik 
Bahan :
      500   gr              ikan mas
          1   buah          jeruk nipis diambil airnya
          1   sdt             garam
          1   batang      kecombrang, diiris diiris serong tipis
          4   lembar       daun mangkokan, diiris kasar
          5   buah          lokio (bawang batak), dibelah dua
          1   ikat           kemangi, diambil daunnya
          8   batang      serai, memarkan
          3   buah          asam gelugur
      300   ml             air

Bumbu yang dihaluskan :
          6   siung        siung bawang merah
          4   siung        bawang putih
        10   buah          cabe merah keriting
          3   butir          kemiri, disangrai
          4   cm             jahe
          6   cm             kunyit
          4   cm             lengkuas
          1   sdt             andaliman
          2   sdt             garam
           
Cara Membuat :
1.   Buang sisik, insang dan isi perut ikan, lalu cuci bersih, tiriskan. Lumuri ikan dengan campuran air jeruk nipis dan garam, biarkan selama 20 menit.
2.      Campur sepertiga bagian bumbu dengan sebagian kecombrang, daun mangkokan dan lokio. Masukkan ke dalam perut ikan, sisihkan.
3.  Alasi dasar wajan dengan serai dan kecombrang. Letakkan ikan di atasnya, lalu tambahkan bumbu yang dihaluskan dan bumbu lainnya.
4.     Tambahkan air, lalu masak dengan api kecil hingga matang dan air habis.
5.     Angkat dan sajikan

Selamat mencoba….. Jadi kangen Arsik buatan Ibu saya.
*Olahan Ikan Nusantara*
*Demedia*

Sabtu, 07 Mei 2011

Ayam Bakar Penyet (Jawa Timur)

Beberapa bulan yang lalu, salah satu sahabat dekat saya berulang tahun. Dan, sebagai tanda syukur atas usia dan pekerjaannya sekarang ini, kami beberapa orang sahabat terdekatnya beliau ditraktir makan siang.

Ternyata jauh hari beliau telah mempersiapkan acara ini, kami ditraktir makan siang bersama Ayam Bakar Penyet Khas Jawa Timur. Yah, untuk rasa acungan jempol bolehlah… Enak tenan, begitu kata iklan.

Trus, saya pun terobsesi untuk mendapatkan resep Ayam Bakar Penyet Khas Jawa Timur. Mungkin kalau minta sama yang punya usaha takut ga dikasih. Kenapa ?. Karena menyangkut rahasia perusahaan, bisa tersaingi dong. Ntar kalau saya buka usaha yang sama.

Tak ada rotan akar pun jadi. Tak dapat dari yang punya usaha, cari di perpustakaan pun jadilah… Dan inilah resep hasil pencarian melalui perpustakaan Kabupaten Labuhanbatu Utara.

Ayam Bakar Penyet Khas Jawa Timur

Bahan :
1 ekor ayam kampung, potong 4
850 ml santan
1 sdt asam jawa, larutkan dengan sedikit air
3 sdm minyak untuk menumis
2 lembar daun salam
3 cm lengkuas

Haluskan :
5 butir bawang merah
5 siung bawang putih
2 sdt ketumbar
3 cm kunyit
4 butir kemiri
2 sdt garam

Sambal :
12 buah cabe keriting
4 butir bawang merah
1 buah tomat
1 sdm minyak goreng
1 sdm gula jawa
½ sdt garam
2 buah jeruk limau, ambil airnya

Cara membuat :
1. Tumis bumbu halus, daun salam dan lengkuas sampai harum. Masukkan ayam, lalu tambahkan santan dan asam. Masak sampai santan mengering dan bumbu meresap. Angkat dan sisihkan

2. Sambal : goreng cabai, bawang merah, bawang putih dan tomat sampai layu. Angkat. Haluskan bersama gula merah dan garam. Beri air jeruk limau. Aduk rata.

3. Bakar ayam dengan bara api sambil sesekali diolesi dengan sisa bumbu. Angkat lalu letakkan ayam di atas sambal. Tekan ayam dengan cobek sampai penyet.

Selamat mencoba…..
*Aneka Ayam Bakar Populer Khas Indonesia*
*Demedia*

Selasa, 03 Mei 2011

Sukses Membuat Ayam Bakar

Ayam bakar, hmmmmm, sepertinya pesanan yang tepat untuk dinikmati. Penggugah rasa di lidah dan memancing selera makan. Belum lagi aromanya selagi di atas bara api. Bikin laper dech.

Untuk membuat ayam bakar tak sulit-sulit amat kalau kita menguasai 5 point di bawah ini. Kelima point ini yang menunjang sukses tidaknya sebuah perjalanan panjang untuk membuat seporsi ayam bakar yang betul-betul menunjukkan cita rasa yang pantas diacungi jempol.

Kita pun bisa membuat ayam bakar yang tak kalah enak dengan ayam bakar produk rumah makan, restoran dan lainnya. Tapi dengan syarat bisa menguasai 5 point di bawah ini, ayo kita belajar.

1. Pilih ayam yang tepat
Ayam kampung atau ayam potong/broiler sama-sama bisa dipakai untuk membuat hidangan ayam bakar. Gunakan ayam sesuai dengan resep yang disarankan supaya menghasilkan kelezatan yang maksimal. Pilihlah ayam yang muda, cirinya yaitu tulang sayapnya masih lentur bila dilipat ke arah yang berlawanan. Ayam seperti ini dagingnya empuk dan tidak membutuhkan waktu yang lama untuk dimasak.

2. Perhatikan potongan ayam
Ayam yang sering dipakai untuk ayam bakar biasanya berukuran kecil, karena usianya yang masih muda. Ayam seperti ini sangat ideal bila dipotong dalan empat bagian, yaitu dua potong dada dan dua potong paha. Namun bila ayam yang dipakai ternyata gemuk dan berukuran besar, ayam bisa dipotong dalam beberapa bagian seperti 8 atau 12 potong.

3. Ungkep dengan takaran bumbu yang pas
Umumnya resep ayam bakar mengharuskan kita mengungkep ayamnya bersama bumbu yang dihaluskan terlebih dahulu. Ini adalah cara supaya bumbu bisa meresap ke dalam daging ayam dengan sempurna. Cara yang tepat adalah melumuri ayam dengan bumbu kemudian dimasak dalam keadaan tertutup dengan api kecil. Saat dimasak, ayam akan berair kemudian matang bersama dengan bumbu.

4. Bakar/panggang dengan temperatur yang tepat
Kita bisa memanggang ayam dengan beberapa cara, misalnya di atas bara, menggunakan oven atau memakai pemanggang praktis yang diletakkan di atas api kompor. Bila memakai bara, kipas bara agar tidak menjadi kobaran api.

Memanggang ayam dengan menggunakan oven akan menghasilkan kematangan yang merata. Supaya lebih maksimal, ayam bisa dibungkus dengan aluminium foil terlebih dahulu.

Memanggang dengan menggunakan alat bantu yang diletakkan di atas kompor, juga sangat memudahkan pekerjaan. Perhatikan baik-baik besarnya api. Api yang terlalu besar bisa membuat ayam menjadi cepat hangus. Sebaliknya, api yang terlalu kecil akan mengakibatkan daging ayam menjadi mudah hancur.

5. Menambah aroma ayam bakar
Ayam yang telah diungkep sampai matang bersama bumbu biasanya sudah siap untuk dibakar. Ada beberapa cara untuk menambah aromanya, yaitu :
a. Lumuri ayam yang sedang dibakar dengan sisa bumbu ungkepnya. Sisa bumbu ungkep ayam mengandung lemak yang bisa mengeluarkan aroma ayam bakar yang sedap.
b. Perciki ayam yang sedang dibakar dengan air jeruk nipis atau jeruk limau. Asam yang terkandung dalam air jeruk akan membuat rasa ayam bertambah enak, warna menjadi kemerahan dan kulitnya menjadi lebih kering.
c. Bungkus ayam yang akan dibakar dengan daun pisang. Aroma khas daun pisang akan menambah aroma harum pada ayam bakar.

Kita sudah mempelajari kiat-kiat suksesnya. Sekarang mari kita praktekkan. Siang tanpa malam belum lengkap, teori terang benderang belum sempurna apabila belum dipraktekkan. Saat masih kuliah dulu, kampus saya dulunya terkenal dengan kampus praktek/skill. Jika sudah masuk jam perkuliahan, akan selalu muncul anekdote ‘ah teori’.

Ibarat sebuah proyek yang akan dijalankan, teori itu adalah kegiatan perencanaan dan prakteknya adalah realisasi dari perencanaan tadi. Istilah kerennya sich ‘POAC’ lengkapnya ‘Planning, Organization, Controling and Actuating’. Kira-kira begitulah, eh topiknya kok lari.

Yah… sekarang mari memasak “Ayam Bakar”

Senin, 07 Februari 2011

Ayam Goreng “KFC” Versi Anak Kos

Yeah, libur telah tiba...

Saatnya kembali ke dapur dengan penuh cinta untuk meracik santapan penuh kasih sayang. Setelah seminggu penuh di kantor dengan aktifitasnya, sekarang tiba saatnya untuk merilekskan pikiran dengan setumpuk bumbu, sekian kilo bahan dan sekian banyak senyum bertabur cinta serta sekian percikan saos kasih sayang.

Ah... terlalu banyak cerita. Let's go.

Sekarang ini saya ingin mencoba memasak ayam goreng "KFC" versi anak kos. Kenapa saya pilih ayam goreng "KFC" ?, karena dulu saya dan 'Gank J-3' suka nongkrong di KFC Suzuya Rantauprapat. Yah, biasanya sambil bersantap siang dan ngobrol ngolor ngidul. Jadi untuk mengulang kenangan itu saya mencoba membuat resep yang sama tapi dengan versi anak kos. He... he..

Gimana sich rasanya....

Ayam Goreng “KFC”

Bahan :
Ayam 1 kg
Tepung terigu ½ kg
Tepung maizena ½ kg
Royco 1 bks
Telur 2 butir

Bumbu :
Kemiri 8 buah
Bawang putih 8 siung
Merica secukupnya

Cara :
1. Ayam + bumbu + telur + royco (½ bks) -> diaduk jadi satu, biarkan sampai bumbu meresap.
2. Tepung terigu + tepung maizena + royco (½ bks) -> campur sampai merata
3. Potongan ayam dilumuri dengan tepung
4. Goreng sampai matang

Moga-moga aja yach.. dengan resep ini kenangan masa dulu, rindu pada sohib-sohib yang sekarang entah dimana dan mimpi-mimpi indah yang kita mimpikan rame-rame (mimpi ya sendiri-sendiri) terobati.

Special for my friends 'Gank J-3' anywhere. I miss u all.

Selasa, 18 Januari 2011

Hemat Ala Anak Kos

Bagaimana yah ngelola keuangan dari bulan ke bulan tanpa mengabaikan asupan nutrisi dan gizi ke dalam tubuh? Jawabannya pasti beda-beda. Kalau saya sih, membuat pola hidup hemat ala anak kos. Artian hemat disini bukan berarti semua keinginan harus di cut akan tetapi membuat satu kebijakan kalau menginginkan sesuatu. Sebelum membeli sesuatu itu terlebih dahulu saya membuat pertimbangan dari sudut kebutuhan. Perlu banget atau tidak, ini berlaku untuk sesuatu yang bukan untuk dikonsumsi. Lain halnya kalau untuk produk konsumsi. Terlebih dahulu saya mempertimbangkan asupan nutrisi dan gizinya karena walau bagaimana pun juga setelah seharian tubuh dan pikiran dibuat capek. Yah, perlulah direfresh dengan asupan yang sempurna tapi sederhana dan gak ribet. Agar kita gak dikutuk oleh tubuh kita sendiri.

Tipsnya sekian dulu yah, mari kita memasak masakan ala anak kos.

Sup Tomat Sayuran

Bahan :
2 siung bawang putih, haluskan
1 liter kaldu ayam
6 buah tomat, rebus, kupas kulitnya, ambil sarinya
2 buah wortel, potong memanjang
20 buah buncis, potong sepanjang wortel
10 lembar kol, potong-potong
10 buah bakso ikan, potong jadi 2
1 batang daun bawang, iris tipis
1 sdt garam
½ sdt merica bubuk
1 sdm saus tomat
250 cc air

Cara membuat :
1. Didihkan kaldu ayam, lalu masukkan garam, merica bubuk, bawang putih, dan daun bawang, aduk rata, didihkan kembali.
2. Masukkan wortel, masak hingga setengah matang, lalu tambahkan buncis, kol, dan bakso ikan, didihkan kembali.
3. Campur sari tomat dan saus tomat, aduk hingga rata, lalu masukkan ke dalam kuah tadi, aduk rata.
4. Tambahkan air, aduk rata, masak hingga semuanya matang, angkat.

anivsmile.........Selamat mencoba.

Senin, 03 Januari 2011

My Hobbies.....

Hari libur buat ngasah kemampuan bela masak di dapur. Satu hobby yang mungkin tidak semua orang menyukainya tapi justru saya sangat hobby berkecimpung di dapur dengan segala alat perangnya, maksudnya peralatan dapur beserta bahan-bahannya. Ok… kali ini kita ngolah tempe menjadi cemilan di sore hari.

Tempe Mendoan

Bahan :
 1 papan tempe, iris tipis-tipis
 150 gr terigu
 75 gr tepung beras
 300 ml air
  minyak untuk menggoreng

Haluskan :
 1 siung bawang putih
 1 cm kunyit
 ½ sdt ketumbar
  gula pasir, secukupnya
  garam, secukupnya
  penyedap, jika suka
 

Cara membuat :
1. Adonan tepung : campur tepung terigu, tepung beras, bumbu halus dan air. Aduk sampai rata
2. Masukkan irisan tempe ke dalam adonan tepung, lalu goreng dengan minyak panas sampai kuning kecoklatan. Angkat


Note : Mendoan adalah tempe balut tepung yang digoreng setengah matang. Namun bila suka, boleh digoreng samapi kering


*Diambil dari Buku Memasak Hemat Untuk Sebulan*

Sore hari nge’teh’ bareng tempe mendoan. Rasanya……
anivsmile…. Santai di sore hari