RSS
Tampilkan postingan dengan label My Story. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Story. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 Oktober 2011

HELEN KELLER

“Jangan pernah mau menyerah pada nasib”

Helen Keller lahir di Tuscumbia, Amerika pada tanggal 27 Juni 1880. Ketika berusia 19 bulan ia menderita sakit panas yang menyebabkan ia kehilangan pendengaran dan penglihatan. Karena tidak bisa mendengar dan melihat, Helen tak mampu meniru perkataan orangtuanya sehingga kemampuan berbicaranya terbatas. Akibatnya dia mudah marah dan tak bisa menguasai emosi. Suatu hari, dia marah besar bahkan melempar adiknya yang masih bayi ke tanah, untung ibunya segera datang. Setelah mengalami peristiwa mengerikan, orang tua Helen memutuskan mengundang guru ahli untuk mendidiknya. Sesudah melalui proses yang panjang akhirnya mereka mendapat seorang guru privat, Nona Anne Sullivan.

Kedatangan Bu Sullivan mendapat sambutan kurang baik dari Helen, sehingga terjadi sedikit keributan. Karena cacat, maka kebiasaan makan Helen sangat buruk, yaitu makan dengan tangan sambil berjalan mondar mandir seperti anjing kecil. Bu Sullivan bertekad mengubah kebiasaan jelek ini. Setelah berupaya keras, dia berhasil mengajarkan cara makan yang benar pada Helen yang manja. Dalam proses mendidik Helen, sering Bu Sullivan tidak sepaham dengan orang tua Helen karena mereka sering ikut campur. Karena itulah Bu Sullivan minta izin tinggal di berdua saja dengan Helen di rumah kecil yang berjarak kira-kira 500 m dari rumah orang tua Helen.

Pada awalnya Helen berontak karena tidak terbiasa. Setelah Bu Sullivan mengajarkan berbagai prakarya yang menarik, Helen merasa senang sehingga semua rasa permusuhan lenyap. Lambat laun, Helen tidak saja bisa membuat kalung dari manic-manik tetapi juga bisa membuat syal. Karena Helen senang permainan dengan jari, akhirnya Bu Sullivan mengajarkan bahasa isyarat.

Kendati telah belajar banyak perbendaharaan kata tapi Helen sama sekali tidak mengetahui artinya, dia menganggap semua ini hanyalah permainan belaka. Hingga pada suatu hari saat Bu Sullivan mengajak Helen berjalan-jalan, mereka mendekati pompa air. Saat Helen meraba air yang dingin dan Bu Sullivan menulis kata ‘air’ di tangannya, barulah Helen menyadari bahwa semua benda yang ada di dunia ini memiliki nama. Asal mengetahui namanya, maka dia bisa komunikasi dengan orang lain. Mengetahui hal ini, Helen amat gembira lalu dia berusaha keras belajar. Bu Sullivan sangat puas mengetahui kemajuan Helen.

Setelah beberapa waktu Bu Sullivan memutuskan untuk membawa Helen ke Boston untuk menerima pendidikan formal. Mereka menuju ke bekas sekolah Bu Sullivan yaitu sekolah Perkins. Karena disini banyak murid buta tuli, dengan gembira Helen berbicara dengan bahasa isyarat pada teman-temannya.

Saat liburan musim panas Bu Sullivan mengajak Helen bermain di pantai sedangkan waktu liburan musim dingin, mereka pergi ke gunung bermain kerata luncur dan membuat orang-orang dari salju. Selain senang bermain, Helen juga serius dalam pelajaran. Berturut-turut dia belajar ilmu bumi, sejarah, tata bahasa, matematika dan lain-lain.

Tahun 1890, Bu Sullivan membawa Helen menemui seorang guru yang mengajar di sekolah tuna netra dan rungu. Nona Sarah, Bu Sarah melatih Helen berbicara. Helen tidak saja serius ketika diajari, di rumah dia juga rajin berlatih, sehingga saat pulang dia berhasil berbicara seperti orang biasa dan membuat kedua orangtuanya sangat terharu.

Setelah belajar bicara, Helen belajar lebih giat untuk mewujudkan cita-citanya masuk Perguruan Tinggi. Setelah melewati perjalanan panjang yang sulit, tahun 1900 dia berhasil lulus tes dan kuliah di Harvard. Empat tahun kemudian Helen berhasil lulus dengan nilai memuaskan. Helen juga menjadi orang buta tuli pertama di dunia yang lulus di Perguruan Tinggi.

Sejak itu Bu Sullivan menemani Helen berceramah di berbagai tempat, mencari dana buat orang-orang cacat. Tahun demi tahun, mereka telah mengelilingi hampir seluruh Amerika. Akibat terlalu lelah, Bu Sullivan jatuh sakit dan meninggal pada 20 Oktober 1936. Meski dengan kesedihan yang mendalam Helen tetap semangat berceramah demi kesejahteraan orang-orang cacat di dunia.

Tahun 1945, berbagai Negara di seluruh dunia mulai membuat Undang-undang perlindungan terhadap orang-orang cacat. Ini adalah sebuah perjuangan Helen. Helen Keller meninggal dunia pada tanggal1 Juni 1968 di usia 87 tahun.

Dari Seri Tokoh Dunia ‘Helen Keller’

************Seorang yang punya kekurangan tapi tak merasa terbatasi untuk berbuat yang terbaik untuk dirinya, lingkungannya, dan dunia terutama bagi yang memiliki khususan. Dengan sebuah cita-cita “Masyarakat mau menghargai orang-orang cacat”.

Trus, bagaimana dengan kita yang dianugrahi panca indra normal, apa yang telah kita perbuat untuk orang lain ?. Cabalah kita merenung sejenak dari cerita di atas….

Menjelang siang di kantor

Rabu, 15 Juni 2011

Sedekah, Sederhana Aja….

Sedekah merupakan salah satu dari 9 keajaiban Sunnah Rasulullah. Dan sedekah mendatangkan kebahagiaan dan menghilangkan kesusahan.

“Wahai orang-orang yang beriman, belanjakanlah (di jalan Allah) sebagian dari rezeki yang telah kami berikan kepadamu” (QS. Al Baqarah (2) : 254)

Orang yang suka bersedekah mendapat jaminan surga dari Allah bahwa sedekah akan melindunginya di hari Perhitungan. Dalam riwayat Ibnu Hibban dan Hakim dari ‘Uqbah, ia mendengar Rasulullah SAW, bersabda, “Setiap orang bernaung di bawah perlindungan sedekahnya hingga ditetapkan hisab (perhitungan) di antara manusia di yaumil akhir.

Beberapa macam sedekah :

1.      Senyuman
Senyuman ikhlas yang diberikan untuk orang lain merupakan sedekah. Dengan senyuman, kita dapat merapatkan ukhuwah dan kasih sayang serta menggemberikan hati orang lain.

2.      Amar makrum dan nahi mungkar
Berpesan dengan kebaikan dan mencegah terjadinya kemungkaran merupakan satu sedekah. Keadaan ini bisa juga diartikan sebagai menyelamatkan teman kita dari azab neraka.

3.      Membantu menyelesaikan masalah orang lain
Dalam satu haditsnya, Rasulullah SAW, menyatakan bahwa menunjukkan jalan kepada orang yang sesat merupakan sedekah. Jika kita menyelesaikan kesusahan dan melepaskan saudara kita dari kesempitan, perbuatan kita itu dianggap sebagai sedekah.

4.      Membuang benda yang menjadi penghalang di jalan
Membuang benda-benda yang berbahaya dan menghalangi serta mengganggu perjalanan seperti duri, kaca, kayu dan sebagainya merupakan sedekah.

5.      Uang atau harta benda
Kita mengulurkan sedekah atau harta benda lain seperti pakaian, makanan, tempat tinggal, dan tanah tempat kediaman juga merupakan sedekah.

Sedekah ? Sederhana aja. Seperti sebuah senyuman, sederhana bukan ?. Sangat simpel malah tak memerlukan biaya hanya cukup mengerakkan mulut dan bibir membentuk segaris senyuman diiringi kesumringahan wajah dan mata terciptalah sebuah senyuman. Senyum yang tulus yah… Sudah bernilai sedekah.

“Allah telah memberikan anugrah kepadamu maka keluarkan anugrahNya harta akan sirna dan umur akan berakhir pula. Harta itu laksana air, jika kau simpan akan bau dan jika kau alirkan akan senantiasa segar”

Semakin banyak engkau berbagi, semakin banyak engkau menerima

Selasa, 31 Mei 2011

Danau Toba


Yah, setelah sekian lama tak pernah rekreasi kini tiba saatnya untuk me-refresh jiwa raga setelah tiap hari senantiasa berkecimpung dengan komputer.

Saya dan rombongan berangkat ke Parapat dengan tujuan utama objek wisata yang sudah mendunia “Toba Lake” terus nantinya perjalanan kami akan dilanjutkan ke Kebun Binatang Pematang Siantar dan sebelum balik lagi ke Canovan City kami akan terlebih dahulu singgah di Ramayana Plaza Pematang Siantar.

Tepat jam 23.30 WIB, kami berangkat ke Parapat dengan minibus carteran sambil membawa anak-anak sekolah. Sepanjang jalan yang dilewati penuh nuansa lampu-lampu rumah warga dan perkantoran, ah… sungguh pemandangan di malam hari.

Memasuki wilayah Kabupaten Simalungan, dinginnya kian terasa menggigit pada raga berbalut kulit. Dingin nian!!!!!

Gerimis menyapa datangnya Subuh
Kumandang Adzan pun mulai menyeru
Para Pecinta Tuhan
Membasuh raga dengan dinginnya air pinggiran Danau Toba
Menenggelamkan jiwa dalam zikir cinta
Menyatukan ruh dengan Pencipta Semesta
Bermunajat sampaikan angan beserta asa
Lewat puja puji dalam kemesraan
Menyenandungkan bait-bait rindu pada-Mu
Ya…… Rahmaan
Ya…. Rahiim

Usai shalat Subuh, kami memasuki lokasi Wisata Danau Toba. Menyelusuri jalan menuju pinggiran danau. Setelah tawar menawar kami mendapatkan sepetak tempat duduk berukuran + 3 x 3 m.

Hah… lega rasanya bisa meluruskan badan sambil menghirup aroma pagi Danau Toba. Menunggu sunrise, fajar menyingsing bersama semburat kejinggaan seiring sapa hangat sang mentari pagi. Menyinari permukaan danau yang tenang.

Pinggiran Danau Toba


 Nich kapal yang mau ke TOMOK

Yah… sekarang saatnya menyatukan jiwa raga dengan keindahan lukisan Ilahi pada semesta. Sungguh menenangkan jiwa. Me-refresh otak yang selama ini telah melanglang buana dan surfing salah satu sisi dunia teknologi.


Dan, untuk me-refresh-nya. Les’t go swim. Ayo berenang…..

Berendam sambil berenang mendinginkan suasana hati, membasuh seluruh jiwa raga, menyucikan ruh…., mengembalikan diri ke fitrah… (macam puasa aja).


 Segeerrr, berenang.....

Usai berenang dan mandi. Perjalanan dilanjutkan ke TOMOK via BATU GANTUNG. Batu gantung adalah legenda masyarakat Samosir. Konon kabarnya, Batu Gantung adalah jelmaan dari seorang gadis yang bunuh diri karena tidak menerima perjodohan dengan paribannya.

Perjalanan ke Tomok memakan waktu + 1 jam mengarungi Danau Toba. Setibanya di Tomok, kami menuju lokasi wisata PATUNG SIGALE-GALE. Puas berfose dengan gaya seleb, perjalanan dilanjutkan dengan menyusuri pasar souvenir khas Danau Toba. 


Vina foto ama Patung Sigale-gale

Satu jam di Tomok, capek juga…

Yah, istirahat sambil menunggu kapal jemputan.

Menjelang sore, perjalanan dilanjutkan ke Kebun Binatang Pematang Siantar. Meskipun tak banyak koleksi binang yang ada di sana, cukup menghibur juga bersama anak-anak sekolah yang kami bawa. Menjelajah keasrian lokasi wisata kebun binatang sambil mengamati tingkah pola satwa penghuni kebun binatang.






Usai dari kebun binatang perjalanan dilanjutkan ke Ramayana Plaza di daerah yang sama. Selanjutnya pulang ke daerah asal ‘Canovan City’. Perjalanan yang diisi dengan acara tidur karena udah capek seharian. Mulai dari berenang, jalan-jalan, foto-foto gaya seleb dan gak ketinggalan shopping.

Satu episode refreshing di tahun ini bersama anak-anak sekolah.





Senin, 09 Mei 2011

Bejana Yang Retak


Pernah satu ketika saya dipinjami buku oleh kawan saya. Setelah dibaca sampai habis. Saya begitu berkesan dengan satu ‘cerita’ di dalamnya. Sekarang saya ingin membagikan cerita itu kepada rekan-rekan sekalian.

Cerita itu berjudul “Bejana Yang Retak” karya Willy Mc Namara dalam buku Chicken Soup For The Unsikable Soul.

*****Bejana Yang Retak*****

Seorang kuli pengangkut air di India bertugas melayani majikannya dengan mengambilkan air dari sungai ke rumah sang majikan. Ia mengangkut air dalam dua buah bejana yang digantungkan pada sebatang tongkat pemikul yang dipikul pada pundaknya.

Salah sebuah bejana itu retak pada bagian pinggirnya; sedangkan bejana yang lain masih sempurna. Bejana yang sempurna selalu masih penuh dengan air setiap kali tiba di rumah, sedangkan bejana yang retak meneteskan air di sepanjang jalan dari sungai ke rumah sehingga isinya tinggal separo setiap kali tiba di rumah.

Tak terasa dua tahun telah berlalu. Setiap hari pengangkut air itu mengantarkan satu bejana penuh air dan satu bejana berisi separo ke rumah majikannya. Tidak mengherankan bila bejana yang penuh merasa bangga dengan pengabdian yang telah diberikannya, yang sempurna sampai akhir. Sebaliknya bejana yang retak merasa tidak bahagia; malu karena ketidaksempurnaannya, sedih karena hanya dapat mengantarkan air separo dari yang semestinya.

Karena merasa tidak sanggup menanggung rasa bersalahnya, sang bejana retak pada suatu hari memutuskan mengadu kepada sang pemikul air. “Aku malu sendiri” katanya. “Aku ingin meminta maaf kepadamu”

“Tapi untuk apa ?” tanya sang pemikul air

“Karena selama dua tahun ini” cerita sang bejana, “Retak pada bagian sampingku menyebabkan air menetes di sepanjang jalan menuju rumah majikan kita, dan aku hanya dapat mengantarkan air separo dari yang seharusnya. Kau telah bersusah payah mengangkut aku dari sungai ke rumah majikan setiap hari, tetapi karena ketidaksempurnaanku, kau tidak mendapatkan nilai penuh dari usahamu”, keluh bejana yang sedang bersedih itu

Dengan ramah, pemikul air itu berkata kepada bejana yang malang, “Kalau nanti kita kembali ke rumah majikan hari ini, coba perhatikan bunga-bunga indah yang ada di sepanjang jalan”.

Waktu sang pemikul dan kedua bejananya kembali mendaki bukit, sang bejana tua yang retak melihat bunga-bunga liar berderet di sepanjang jalan, cahaya matahari memperindah penampilan mereka, sedangkan angin sepoi-sepoi membuat mereka berayun-ayun dengan anggun. Akan tetapi setiba di rumah, bejana yang retak itu masih saja merasa kecewa karena telah menumpahkan separo isinya, dan sekali lagi meminta maaf kepada sang pemikul atas kegagalannya.

Tetapi, sang pemikul berkata kepada bejana itu,  “Tidakkah kau memperhatikan bahwa bunga-bunga yang indah itu hanya ada pada sisi yang kau lewati ? karena aku sadar tentang ‘kekuranganmu’, aku sengaja menanam bunga pada sisi jalan yang kau lewati dan ketika setiap hari aku memikul kalian dari sungai, kau selalu mengairi bunga-bunga itu. Itu sebabnya setiap hari aku dapat memetik bunga-bunga indah untuk memperindah meja majikan kita. Andaikata bukan kau yang kupakai untuk mengangkut air, kita tidak dapat mempersembahkan indahnya ciptaan Tuhan ini kepada majikan kita”.

Kita boleh malu dengan kekurangan yang  kita miliki. Tapi kita jangan pernah lupa bahwa kekurangan itu selalu disertai dengan kelebihan. Sederhananya ‘kekurangan itu bersanding dengan kelebihan’. Dibalik kekurangan yang kita miliki kita masih punya kelebihan yang terkadang tidak kita sadari karena selalu sibuk dengan kekurangan yang kita miliki. Merasa kecewa dengan apa yang ada.

Seperti ‘bejana yang retak’ di atas. Bejana begitu kesal dengan apa yang ada pada dirinya. Dan, tak pernah menyadari bahwa ‘retak’ kekurangan yang dirasakannya telah membawa kehidupan baru pada bunga-bunga di sepanjang jalan yang mereka lalui. Selanjutnya bunga-bunga yang telah mekar itu menjadi hiasan di rumah majikan mereka.

Kekurangan yang membawa berkah pada kehidupan yang lain. Itulah kelebihan yang dimiliki bejana yang retak yang belum tentu dimiliki oleh bejana yang sempurna. Tak selamanya ‘retak’ itu membawa bencana.

Kekurangan maupun kelebihan yang dimiliki sudah sepatutnya disyukuri. Bagaimana pun juga tak ada yang sempurna di dunia ini. Berlapang dadalah dengan kekurangan yang dimiliki karena kekurangan itu selalu seimbang dengan kelebihan. Tuhan pun Maha Adil dalam mencipta dan menakar komposisi yang tepat pada setiap ciptaan-Nya.

Jadi syukurilah apa yang dimiliki, kekurangan dan kelebihan adalah salah satu warna dalam pelangi kehidupan. Jangan sesali kekuranganmu karena ‘kurang itu yang membawa lebih’

Menurut saya ‘kekurangan itu adalah kelebihan yang tersembunyi’

Bagaimana pendapatmu Fren……

Senin, 02 Mei 2011

Ada Apa dengan Sarapan (2)

Tips sarapan sehat

1. Sarapan sebaiknya mengandung sekurang-kurangnya 5 gram serat, satu hidangan kalsium (setara dengan segelas susu atau yoghurt) plus protein dan lemak. Batasi asupan gula hingga 6 gram (satu sendok setara 4 gram)

2. Jika tidak ada waktu sarapan di rumah, anda bisa membawa roti isi dan susu untuk dinikmati di perjalanan ataupun setelah sampai di tempat kerja

3. Telur adalah bahan makanan yang relatif praktis dan mudah disajikan. Kandungan nutrisi dalam telur yakni vitamin A, B2, B6, B12, zat besi, kalium, kalsium dan zat lainnya sangat diperlukan tubuh kita

4. Supaya bervariasi, kita boleh mengonsumsi buah favorit untuk kebutuhan vitamin bagi tubuh, Jika ada waktu malam hari, blenderlah buah dicampur yoghurt atau susu dan simpanlah di lemari es untuk dikonsumsi pagi harinya

5. Bila anda selalu tidak merasa lapar saat pagi hari, Zuckerbrot menyarankan agar anda menghentikan makan setelah pukul 20.00 malam hari. Dalam dua atau tiga pekan ke depan, jam biologis nafsu makan anda akan berubah. Setiap bangun pagi hari anda akan merasa lapar.

Satu lagi yang terpenting adalah sarapan dapat mengontrol berat badan. Jadi singkirkan jauh-jauh opini yang salah kaprah ini “dengan melewatkan sarapan pagi diet akan berhasil”. Tapi sarapan justru bisa membantu anda menjaga berat badan dan melangsingkan tubuh.

Seperti penjelasan Katherine Zeratsky, R.D, ahli nutrisi dari Mayo Clinic, berikut ini :

1. Sarapan akan mengurangi rasa lapar yang berlebihan di siang hari sehingga nafsu makan pun bisa ditekan. Rasa lapar yang berlebihan bisa membuat kita menjadi “kalap” saat makan siang

2. Melewatkan sarapan bisa meningkatkan respon insulin tubuh sehingga lebih banyak lemak yang disimpan tubuh. Bila ini terjadi, lama-lama berat badan akan melonjak

3. Sarapan akan membuat tubuh lebih berernergi. Sarapan yang sehat adalah bahan bakar bagi tubuh yang akan disimpan sebagai glikogen yang menyuplai gula darah untuk berpikir

Sayangnya, sebagian besar orang terutama pekerja jarang sarapan karena alasan dikejar waktu. Bila anda sangat sibuk, pilihlah menu sarapan yang praktis namun bernutrisi, misalnya telur, sereal, susu rendah lemak dan jus buah.

Nah sekarang tergantung anda, pola hidup sehat dengan sarapan atau musibah menyapa seperti saya dulu. Terserah anda.

Selasa, 26 April 2011

Ada Apa dengan Sarapan

Sarapan…

Sewaktu saya masih kecil dulu, saya paling malas melakukan aktivitas yang bernama sarapan. Sampe Mama saya selalu ngancam ‘kalau tidak sarapan, Mama tidak akan kasih jajan’. Dengan hati setengah jengkol (jengkel dan dongkol) sarapan yang tersedia di meja makan dimakan juga. Baru berangkat ke sekolah.

Seiring waktu berjalan dan musibah yang menyapa saat saya duduk di bangku SMU kelas 2 “divonis dokter kena typus”. Selama 1 bulan saya harus istirahat dan segala aktivitas saya berhenti sementara waktu, sangat membosankan. Selidik punya selidik ternyata penyebabnya selain kecapean yang paling berperan adalah pola makan yang tidak teratur.

Benar saja. Saya paling malas sarapan terus aktivitas segudang. Muncul juga rasa sesal di hati akan nasehat Mama “jangan pernah mengabaikan sarapan”.

Semenjak kejadian itu, saya banting stir merubah pola hidup saya yang dulunya amburadul menjadi sedikit terbenahilah walaupun gak sempurna-sempurna amat. Pola makan mulai teratur dan acara sarapan pagi sudah menjadi sesuatu kewajiban. Terima kasih ya Ma…..

Kembali ke masalah sarapan.

Sarapan sangat penting untuk mengawali aktivitas keseharian karena dengan sarapan terlebih dahulu tubuh kita telah dipasok bahan bakar untuk beraktivitas yang lebih fit. Berikut penjelasan mengapa sarapan memberikan kebaikan bagi tubuh.

1. Sarapan dapat memenuhi nutrisi yang dibutuhkan
Menunda sarapan membuat anda sulit memperoleh asupan nutrisi dan vitamin yang direkomendasikan. Menu sarapan seperti sereal dengan susu atau yoghurt rendah lemak plus granula akan memberi cukup kalsium dan serat

2. Sarapan bisa menurunkan berat badan
Ketika anda beraktivitas dengan perut kosong, tubuh akan membakar kalori secara lambat. Menurut ahli nutrisi penulis buku The F-Factor Diet Tanya Zuckerbrot, R.D, sarapan pagi setelah perut kosong semalaman dapat meningkatkan metabolisme, yang artinya pembakaran kalori sepanjang hari menjadi lebih efisien. Namun Zuckerbrot menekankan bahwa kunci dari semuanya adalah jenis makan yang anda konsumsi. Konsumsilah jenis karbohidrat kompleks seperti oatmeal atau roti gandum murni. Makanan dengan kadar serat tinggi dan rendah gula akan dicerna dengan lambat sehingga menyediakan energi yang konstan dan membuat anda tidak cepat lapar.

3. Sarapan tingkatkan kemampuan otak
Riset para ahli dari Universitas Swansea Wales membuktikan bahwa pelajar yang selalu sarapan mencatat rata-rata skor 22 % lebih tinggi dari pada rekannya yang tidak sarapan. Ketikan anda bangun pagi, sebagian besar energi dalam bentuk glukosa dan glikogen telah habis terkuras oleh aktivitas sehari sebelumnya. Menurut para ahli, glukosa adalah satu-satunya bahan bakar yang dibutuhkan otak. Tanpa glukosa yang cukup, anda merasa lelah dan berkunang-kunang.

4. Perlindungan terhadap sakit jantung
Riset menunjukkan, wanita sehat yang melewatkan sarapan selama dua pekan memiliki kadar kolesterol buruk LDL lebih tinggi ketimbang mereka yang menyantap semangkuk sereal plus susu di pagi hari. Zuckerbrot menjelaskan, serat dapat mengikat kolesterol dan mempercepat eksresinya sebelum mencapai pembuluh arteri. Oleh sebab itu pula, penelitian 10 tahun yang dilakukan Harvard Nurses Health menyimpulkan bahwa asupan serat tinggi berkaitan dengan penurunan resiko penyakit jantung hingga mencapai 50 %.

Rabu, 16 Februari 2011

Kalau ’14 Pebruari’ itu Hari Kasih Sayang, Sisanya Hari Musuhan Dong !

Seminggu menjelang tanggal 14 Pebruari, beberapa toko di tempat saya sudah mulai memajang pernak pernik momen tersebut. Kata orang tanggal 14 Pebruari itu adalah hari kasih sayang, bahasa gaulnya “Valentain’s day” atau biasa juga sebut hari Valentin.

Biasanya menjelang Valentain’s day, para pemilik toko berlomba-lomba memajang benda-benda serba Valentain mulai dari coklat yang dikemas sedemikian rupa dalam kotak berbentuk hati yang pada umumnya berwarna pink terus disertai dengan sebaris kalimat ‘Happy Valentain’ di atasnya, boneka beruang memeluk sebuah hati, boneka hati, setangkai mawar, kartu Valentain dan masih banyak lagi.

Dan, pada ‘H-nya’ semua benda-benda itu akan diberikan kepada orang-orang yang disayangi seperti kekasih, teman, saudara dan kenalan. Sebagai tanda kasih sayang.

Seperti itulah budaya yang terjadi setiap tahun.

Kalaulah boleh saya memberi sedikit pendapat tentang Valentain’s day ini tanpa menyinggung rasa yang merayakannya. Tanggal 14 Pebruari dinobatkan sebagai Hari Kasih Sayang, berarti cuma satu hari tanggal 14 Pebruari itu saja kita yang menyayangi orang-orang terdekat kita dan kita memberikan hadiah sebagai bentuk kasih sayang. Selain dari tanggal 14 Pebruari berarti tak akan ada kasih sayang lagi dan tak ada hadiah.

Kalau tanggal 14 Pebruari itu hari kasih sayang, sisanya hari apa ?. Hari musuhan dong (antonim dari kasih sayang) terhitung tanggal 1 Januari s/d 31 Desember kecuali 14 Pebruari. Dalam satu tahun hanya satu hari kita menyayangi orang-orang terdekat kita dan 364 hari lagi kita bermusuhan.

Disinilah letak ketidaksepahaman saya dengan para pecinta Valentain, bagi saya setiap hari itu adalah hari kasih sayang, hari penuh cinta dan hari penuh senyuman. Masing-masing kita boleh berbeda karena beda itulah salah satu pelangi kehidupan di dunia ini.

Jumat, 11 Februari 2011

Teguran Indah di Hari Jum'at

Tidak seperti hari Jum'at sebelumnya dengan rutinitas Jum'at bersih. Hari ini saya dan seorang rekan kerja mengikuti senam di lapangan Polri setelah sekian lama vakum. Mulai hari ini diaktifkan kembali.

Saya yang notabene jarang berolahraga ingin juga mengikutinya. Janji jam tujuh kurang lima belas menit kumpul di kantor kemudian barengan ke lapangan Polri untuk mengikuti senam.

Usai acara senam, kami pun kembali ke kantor dan tenggelam dengan aktifitas masing-masing. Saya sendiri menempati meja kerja, menghidupkan komputer melanjutkan pekerjaan yang tertinggal semalam. Satu per satu dokumen penting saya keluarkan dari filling cabinet hingga bertumpuk di meja. Pelan-pelan saya mulai menginput angka-angka ke dalam tabel excel. Di tengah jalan saya baru tersadar bahwa satu dokumen lagi tidak saya temui di atas meja. Selanjutnya saya kembali ke filling cabinet mencari tapi tak kunjung ketemu, saya mencoba mengingat di laci ke berapa disimpan kemarin sambil membongkar laci kedua.

Di saat saya membongkar laci kedua, entah bagaimana caranya saya tidak paham, kejadiannya begitu cepat. Punggung tangan kanan saya koyak saat terantuk dasar laci pertama, sesaat saya bengong ‘kok bisa ya ?’. Lima menit pertama luka koyak itu tak mengeluarkan darah hanya rasa nyeri yang teramat sangat.

Setelah lukanya diobati, saya termangu di tempat duduk. ‘Kok bisa ya ?’ pikir saya, padahal tahun ini tahun ketiga filling cabinet itu membersamai perjalanan pekerjaan saya. Selama itu tak pernah ada luka yang berdarah.

Tiba-tiba saya tersadar dan baru ingat niat saya tadi pagi yang terlalaikan. Hah, mungkin ini teguran indah atas janji yang terlupakan, istighfar pun langsung meluncur dari mulut saya atas janji itu. Memohon ampun atas khilaf yang saya lakukan. Tadi pagi sebelum berangkat ke lapangan Polri untuk mengikuti senam. Saya sempat berniat, sepulang dari acara senam shalat dhuha baru dilaksanakan di kantor. Tapi niat itu terlalaikan dengan duniawi sesaat dan teguran yang mengingatkan itu datang ketika menjelang shalat Jum’at.

Saya sangat menyesal kehilangan kesempatan itu. Mulai sekarang saya akan mencoba untuk konsisten terhadap niat atau pun janji yang saya buat. Teguran itu datang untuk mengingatkan kelalaian hamba-hamba-Nya. Terima kasih Ya Allah, Engkau masih mengingat hamba-Mu yang lalai ini.

****anivsmile****

Siang menjelang sore…

Saya sangat begitu merasa bersalah dan teramat sangat dalam sesal di hati saya.

Kenapa ?

Karena dua orang teman saya kena musibah di jalan raya tepatnya di depan kos-kosan saya. Rencananya kedua teman saya ini mau singgah di tempat saya untuk mengambil undangan penting. Undangan yang ditujukan kepada atasan kami.

Mujur tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Ketika kedua teman saya hendak berbelok menuju kos, tanpa disangka dan diduga sepeda motor mereka ditabrak oleh sepeda motor yang datang dari arah yang sama. Kedua teman saya itu tercampak ke aspal.

Saya sempat melihat sepeda motor yang dikemudikan oleh seorang Bapak yang sudah tua menabrak sepeda motor teman saya tadi. ‘Laa ilaha illallah Muhammaddar Rasulullah’ spontan terucap dari mulut saya ketika kedua teman saya itu tercampak dan salah satunya tertimpa sepeda motor. Saya berlari menghampiri keduanya, mengangkat sepeda motor yang menimpa kaki kanan teman saya tadi. Sungguh, saya tidak tahu keberanian dan kekuatan darimana hingga saya bisa mengangkat GL PRO yang menimpa kakinya. Karena selama ini saya dilarang dokter mengangkat benda yang berat.

Kesal yang teramat sangat masih menggelayut di hati saya atas musibah itu. Karena sebelumnya terbersit di hati saya untuk mengurungkan niat atas undangan itu. Tapi tidak saya laksanakan. Karena terlalu banyak pertimbangan. Pertama, pelaksanaan acara di undangan itu bertepatan dengan hari libur. Kedua, pembina upacaranya langsung Bapak Number One di daerah ini. Ketiga, karena saya yang menerima undangan, saya tak ingin ada complain dikemudian hari karena tak ada perwakilan dari kantor.

Akhirnya, keputusan saya itu yang membawa petaka bagi mereka. Memang semua yang telah terjadi adalah realisasi dari qodo dan qodar yang harus dijalani. Tapi bagaimana pun juga, saya tetap merasakan rasa yang teramat tak enak di hati saya.

Teman saya dibawa berobat ke puskesmas setempat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Tidak ada saling tuntut, masing-masing ikhlas atas musibah yang barusan terjadi. Dan, tak perlu melibatkan aparat penegak hukum.

Special message for my friend :
Di, kakak minta maaf ya de atas musibah ini, kalau bukan karena kakak kalian berdua akan baik-baik saja. Teramat sangat dalam rasa sesal di hati kakak karena kakak tak bisa berbuat apa-apa untuk kalian.

Semoga lekas sembuh, beraktifitas kembali di Sekretariat bersama teman-teman yang lain. Amin..


anivsmile, sungguh penyesalan selalu mengekor, selalu datang terlambat

Rabu, 09 Februari 2011

Kisah Seekor Kerang

Di dasar laut, hiduplah sebuah keluarga kerang. Keluarga itu terdiri dari seorang ibu dan anaknya bernama Mutiara. Mutiara terkenal sebagai anak yang aktif dan lincah.

Dan, pada suatu hari, Mutiara mengeluh dan mengadu kesakitan kepada sang ibu, karena sebutir pasir yang tajam telah masuk ke dalam cangkangnya. Tentunya sebutir pasir itu juga masuk ke dalam tubuhnya yang merah dan lembek.

Mutiara sangat tersiksa dengan keadaan tersebut dan merasakan sakit yang luar biasa.

"Ibu, Mutiara merasakan sakit yang tak tertahankan lagi. Tolonglah Ibu, apa yang bisa kulakukan untuk menghilangkan rasa sakit ini" keluh Mutiara

"Sayang, Engkau tahu satu hal?" tanya sang Ibu

"Apa itu Ibu?"

"Allah menciptakan kita dengan sebuah kelebihan dan sebuah kekurangan, kita bangsa kerang diciptakan dengan keadaan seperti ini tanpa kaki dan tangan, karena inilah sebaik-baik ciptaan untuk kita. Kita harus mensyukurinya anakku" sang Ibu menghela napas

"Anakku, Ibu tahu apa yang kamu rasakan dan itu sangat sakit sekali. Akan tetapi, terimalah itu sebagai takdir dengan penuh kesabaran dan kuatkan hatimu, kerahkan semangatmu melawan rasa ngilu dan nyeri menggigit. Balutlah pasir itu dengan getah perutmu. Hanya itu yang bisa Ibu saran. Jadilah seperti namamu anakku" nasehat sang Ibu dengan penuh kasih sayang.

Mutiara menjalani hari-harinya. Rasa sakit itu tetap terasa dan teramat sangat sakit. Terkadang ditengah rasa sakitnya sering mendera, Mutiara mulai meragukan nasehat Ibunya dan melupakan mimpinya untuk menjadi sebuah Mutiara seperti namanya. Kebimbangan hatinya karena rasa sakit masih bisa dikalahkan oleh spirit kesabaran yang terus dipacu sang Ibu.

Bertahun-tahun lamanya. Sebutir pasir itu mulai terbentuk dalam dagingnya. Makin lama makin halus karena terus-terusan dibalut oleh getah perut Mutiara. Rasa sakit yang ditimbulkannya pun semakin tak terasa lagi.

Makin lama sebutir pasir yang tajam dulu, kini terasa halus dan semakin membesar. Akhirnya setelah sekian lama sebutir pasir yang tajam itu berubah menjadi sebutir mutiara yang besar, halus dan mengkilap dengan bentuk yang sempurna.

Penderitaan selama ini yang dijalani Mutiara dengan penuh kesabaran berbuah kebahagiaan. Seekor kerang bernama Mutiara itu kini benar-benar telah menjadi sebutir mutiara yang bernilai tinggi dan mahal harganya. Mimpinya telah terwujud. Setelah mendapatkan ujian yang tak ringan untuk dijalani. Kesabarannya berbuah kebahagiaan tak ternilai, bukan seperti sekian banyak kerang yang hanya disantap pecinta seafood.

anivsmile, lagee belajar sabar biar bisa seperti Mutiara

Belajar Sabar Dari Nabi Ayub AS

Nabi Ayub adalah sosok manusia yang sangat sabar. Kesabarannya sangat luar biasa dalam menerima ujian yang diberikan Allah. Kesabaran Nabi Ayub telah mendapat legitimasi langsung dari Allah SWT, pada ayat di bawah ini :

Sesungguhnya Kami dapati dia (Ayub) seorang yang sabar. Dialah sebaik-baik hamba. Sungguh, dia sangat taat (kepada Allah)” [QS. Shad (38) : 44]

Nabi Ayub adalah seorang yang taat beribadah kepada Allah. Beliau dikaruniai harta kekayaan yang melimpah. Namun hal itu tidak membuatnya sombong. Justru, beliau semakin tekun beribadah. Beliau sering mambantu orang-orang yang membutuhkan. Beliau juga seorang yang pandai bersyukur dan selalu menghiasi lisannya dengan zikir.

Hal ini membuat iblis panas. Tidak tidak senang melihat ketaatan Nabi Ayub. Ia bertekad akan menggoda Nabi Ayub. Kemudian iblis menghadap Allah. Ia meminta izin untuk menggoda dan menguji Nabi Ayub. Allah mengabulkan permohonan iblis. Allah bermaksud menjadikan Nabi Ayub sebagai teladan bagi umat manusia.

Iblis pun mengumpulkan anak buahnya untuk menggoda Nabi Ayub. Mereka menyusun rencana agar dapat menggelincirkan Nabi Ayub. Iblis dan anak buahnya melancarkan aksi pertamanya. Mereka memusnahkan harta kekayaan Nabi Ayub. Dalam waktu singkat, seluruh hewan ternak Nabi Ayub mati terkena penyakit aneh.

Kemudian, menyusul kebun-kebun milik Nabi ayub. Seluruh tanaman yang ada didalamnya mati mengering. Buah-buahan membusuk dan berjatuhan. Tidak lama berselang, giliran rumah-rumah milik Nabi Ayub yang dimusnahkan iblis. Semuanya hangus terbakar tanpa sebab yang jelas.

Nabi Ayub menyikapi ujian yang menimpanya dengan sabar. Beliau sama sekali tidak mengeluh. Apalagi menggugat kepada Allah. Beliau menyadari bahwa semua yang ada padanya adalah milik Allah. Nabi Ayub semakin taat beribadah kepada Allah.

Hal ini membuat iblis kecewa. Tadinya, ia mengira Nabi Ayub akan marah dan menggugat Allah karena harta kekayaannya tidak dilindungi-Nya. Rupanya, harapan iblis hanya angan kosong.

Iblis tidak menyerah. Ia menyamar menjadi seorang kakek tua dan mendatangi Nabi Ayub. Ia bermaksud menggoda Nabi Ayub.

“Wahai Ayub, kasihan sekali nasibmu. Dalam sekejab kau menjadi miskin. Padahal kau rajin beribadah. Mengapa Tuhanmu tidak menolongmu sedikit pun. Lantas, buat apa kau menyembah-Nya” hasut iblis.

“Semuanya datang dari Allah dan akan kembali kepada-Nya. Saya bersyukur telah merasakan karunia-Nya selama ini” ujar Nabi ayub.

Iblis kecewa. Usahanya sia-sia. Tapi, ia tidak menyerah. Ia kemudian menjalankan rencana kedua. Iblis dan anak buahnya membunuh anak-anak Nabi Ayub. Saat itu, anak-anak Nabi Ayub sedang berada disebuah rumah pengungsian. Iblis dan anak buahnya merobohkan rumah itu. Semua anak Nabi Ayub tewas tertimbun reruntuhan bangunan.

Iblis kembali datang kepada Nabi Ayub untuk menghasut. Kali ini dengan menyamar menjadi kenalan Nabi Ayub.

“Hai Ayub malang nian nasibmu. Semua hartamu telah ludes. Kini giliran anak-anakmu mati. Rupanya Tuhanmu benar-benar tidak memedulikanmu lagi. Sudah berpaling saja dari-Nya. Percuma kau menyembah-Nya. Toh Dia tidak menolongmu” hasut iblis.

“Sesungguhnya anak-anakku adalah milik Allah. Jika Dia berkehendak mengambil-Nya, itu adalah hak-Nya. Saya tetap bersabar dan bersukur” tutur Nabi Ayub.

Iblis benar-benar jengkel. Usahanya kembali gagal. Namun, ia belum menyerah. Ia kembali melaksanakan aksi selajutnya. Kali ini Nabi Ayub sendiri yang menjadi sasarannya. Iblis memerintahkan anak buahnya untuk menaburkan bermacam-macam kuman penyakit ke sekujur tubuh Nabi Ayub. Kuman-kuman itu segera bekerja menebarkan virusnya. Tiba-tiba, Nabi Ayub diserang berbagai penyakit.

Seluruh persendian tulangnya terasa remuk. Badannya panas dingin. Dadanya terasa sesak dan sakit. Disusul dengan batuk-batuk yang mengeluarkan darah. Kemudian, semua kulitnya dipenuhi oleh bintik-bintik merah. Tidak lama kemudian berubah menjadi koreng yang menjijikkan. Menyebarkan bau yang tak sedap.

Akhirnya, penyakit itu benar-benar melumpuhkan Nabi Ayub. Beliau hanya berbaring di tempat tidur. Semua kebutuhannya dipenuhi oleh istrinya yang setia, Rahma. Namun, Nabi Ayub tetap bersabar. Beliau tetap beribadah kepada Allah meski dalam kondisi sakit sekalipun.

Pada mulanya masyarakat simapti dengan ujian yang menimpa Nabi Ayub. Tapi, berangsur-angsur mereka mulai menjauh. Bahkan, mereka mengusir Nabi Ayub dan istrinya dari kampungnya. Mereka khawatir tertular oleh penyakit Nabi Ayub.

Dengan penuh kesabaran, Rahma menggendong Nabi Ayub pergi meninggalkan kampung halamannya. Sebenarnya, Nabi Ayub telah memberikan kebebasan kepada Rahma jika ingin meninggalkannya. Namun, Rahma memilih tetap setia mendampingi Nabi Ayub.

Untuk mempertahankan hidup, Rahma menjual perhiasan miliknya yang masih tersisa. Ketika perhiasannya habis, ia rela bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup dirinya dan suaminya. Mereka senantiasa bersabar menghadapi ujian tersebut. Mereka tetap taat beribadah kepada Allah.

Melihat hal itu, iblis kecewa berat. Usahanya menemui jalan buntu. Ia tidak tahu lagi bagaimana harus menggoda Nabi Ayub. Segala cara telah dikerahkannya. Namun, tidak berhasil menggoyahkan keimanan Nabi Ayub.

Kian hari, penyakit Nabi Ayub kian parah. Tidak terasa telah tujuh tahun Nabi Ayub sakit parah. Selama itu pula Rahma setia mendampingi dan merawat Nabi Ayub.

Suatu hari, Rahma mengusulkan kepada suaminya agar berdoa memohon kesembuhan kepada Allah. Ia tidak tega melihat kondisi suaminya yang semakin payah. Namun, Nabi Ayub menolaknya. Beliau merasa malu untuk memohon kesembuhan. Beliau baru sakit selama tujuh tahun. Sementara beliau telah merasakan kesehatan dan kekayaan yang dianugrahkan kepadanya selama delapan puluh tahun.

Akhirnya, Nabi Ayub memohon kepada Allah agar disembuhkan dari penyakitnya (baca QS. Al-Anbiya [21] : 83). Allah berkenan menyembuhkan Nabi Ayub. Allah memerintahkan Nabi Ayub agar menghentakkan kakinya ke tanah. Kemudian, terpancarlah air. Allah menyuruh Nabi Ayub agar mandi dan minum dengan air itu (baca QS. Shad [38] : 42).

Nabi Ayub pun mandi dan meminum air itu. Seketika, penyakitnya sembuh. Badannya telah sehat kembali. Wajahnya pun nampak lebih segar dan berseri.

Bukan hanya sembuh dari penyakitnya, Nabi Ayub juga dikaruniai oleh Allah anugerah yang besar atas kesabarannya dalam menghadapi ujian. Nabi Ayub kembali dianugrahi kekayaan dan keturunan seperti sedia kala. Bahkan, lebih banyak dari sebelumnya. Nabi Ayub hidup bahagia bersama anak dan istrinya. Beliau bersyukur dapat melalui ujian yang diberikan Allah dengan baik.

Demikian kisah Nabi Ayub. Sosok manusia yang sangat sabar. Sejatinya, kisah Nabi Ayub di atas menjadi teladan bagi kita agar senantiasa bersabar menghadapi segala ujian dan kesulitan. Sebab, kesabaran akan membuahkan kebaikan dan kenikmatan.

*Cara Nyata Mempercepat Pertolongan Allah*
M. Syafi’ie el-Bantanie

Senin, 07 Februari 2011

Selamat Jalan To Adjie

Hai jiwa yang tenang
Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya
Maka masuklah ke dalam jamaah hamba-hamba-Ku
Dan masuklah ke dalam surga-Ku
(Al Fajr [89]: 27-30)

Sabtu, 5 Pebruari 2011.
Ranah politik Indonesia dilanda duka mendalam karena kehilangan seorang anak bangsa yang juga politikus yang berkiprah di DPR RI. Beliau adalah anggota komisi V DPR RI periode 2009-2014.

Raden Pandji Chandra Pratomo Samiadji Massaid atau lebih dikenal dengan Adjie Massaid. Politisi muda dari fraksi Partai Demokrat dan telah dua periode duduk di kursi DPR RI.

Adjie Massaid menghembuskan nafas terakhir saat sedang menjalani perawatan intensif di RS. Fatmawati Jakarta Selatan karena penyakit jantung seusai bermain bola dengan rekan-rekannya. Beliau lahir tanggal 7 Agustus 1967.

"Tidak perlu ada air mata karena disana adalah tempat yang lebih baik untuk ayah" tulisan Zahwa di twitternya ketika sang ayah meninggalkannya bersama dua orang adiknya Aliyah dan Keanu beserta ibu mereka Angelina Sondakh yang juga seorang politisi.

Sebelum menjadi politisi, Adjie merupakan salah satu artis papan atas Indonesia. Kariernya dimulai dari model di panggung catwalk, foto model dan pemain film. Semenjak tahun 2004 sampai sekarang Adjie aktif di DPR RI.

Selamat jalan Adjie, semoga apa yang telah engkau perbuat untuk negeri ini menjadi suatu amal kebajikan bagimu. Semoga Allah menempatkan engkau ditempat yang diridhai-Nya. Amin..

Segala sesuatu yang berawal pasti akan ada akhirnya. Seperti kehidupan, disuatu saat nanti pasti akan berakhir dengan sebuah kematian. Suatu proses untuk kembali kepada Yang Maha Kuasa.

Dunia ini hanyalah sebuah persinggahan, kelak kita akan meninggalkannya. Jadi sebelum terlambat, mulai dari sekarang marilah kita memperbaiki kualitas diri kita dan mempersiapkan bekal untuk kampung akhirat yang menunggu.

anivsmile, belasungkawa yang dalam untuk keluarga yang ditinggal
semoga selalu sabar atas ujian ini

Selasa, 18 Januari 2011

Ada Apa Dengan Aa dan Teteh ?

Beberapa hari ini, halaman depan media cetak dihiasi oleh Berita Pisahnya Aa Gym dengan Teh Ninih. Kabarnya pasangan Ustadz dan Ustadzah ini telah bercerai. Terlepas dari benar tidaknya kabar tersebut. Muncul beberapa pertanyaan di benak saya.

Ada apakah gerangan ?

Mengapa harus pisah ?

Apakah tak ada jalan lain yang lebih baik dari perceraian ?. Walaupun perceraian itu dibolehkan tapi juga sesuatu yang sangat dibenci oleh Allah SWT.

Menurut kabar yang tertulis di media cetak, perpisahan itu dipicu oleh ketidakseimbangan Sang Aa sebagai nakhoda dalam “Kapal Pesiar berjargon POLIGAMI” dalam mangarungi samudera peradaban. Sepertinya Sang Aa lebih mengutamakan salah satunya atau dengan kata lain menganak emaskan salah satunya dan mengabaikan yang lainnya. Sehingga muncul kecemburuan yang fatal diantara keduanya. Kapal Pesiar berjargon Poligami pun menjadi oleng.

Di paragrap terakhir tertulis bahwa Sang Aa sudah tak sanggup lagi membersamai Sang Teteh lahir batin yang telah memberikan tujuh bintang kemilau dan perpisahanlah jalan terbaiknya.

Berita yang sangat memiriskan hati.

Setelah sekian tahun saling membersamai dalam suka dan duka, jatuh bangun dalam mengembangkan Pesantren Daarut Tauhiid (DT) dan Manajemen Qolbu (MQ), pastabiqul khoirot (berlomba-lomba dalam kebaikan) dalam dakwah mereka. Sampai Sang Aa membuat keputusan fenomenal yang membuat pro dan kontra setanah air dengan wacana Sang Aa untuk berpoligami yang telah terealisasi pada tahun 2006 silam. Bukan hanya di lingkungan penggemar Sang Aa yang pro dan kontra akan tetapi Sang Bapak SBY pun harus ikut memberikan komentar.

Setelah sekian tahun mengarungi samudera peradaban bersama Kapal Pesiar berjargon Poligami. Tersebar kabar perpisahan mereka. Apakah cita-cita Sang Aa telah kandas dalam memasyarakatkan poligami di Indonesia ? Wallahu a’lam

Yah… saya memang tak perlu membahas terlalu jauh karena Sang Aa dan Sang Teteh lebih tahu yang terbaik buat masa depan mereka. Semoga dengan ilmu yang mereka miliki mereka masih diberi kesempatan untuk saling membersamai, memperbaiki kekhilafan yang ada. Tataplah mata ketujuh bintang kemilau diantara kalian. Dengarlah jerit hati mereka menghadapi perpisahan kedua orang tua mereka. Janganlah perturutkan amarah dalam dada selagi masih bisa diperbaiki.

Untuk Sang Aa dan Sang Teteh : Cerai itu memang dibolehkan Allah SWT akan tetapi juga sesuatu yang sangat dibenci olehNya.

anivsmile……. menyikapi berita terkini

Senin, 03 Januari 2011

Berawal dari Mimpi, Berakhir Kenyataan…

 “The future belongs to those who believe in the beauty of their dreams”
(Masa depan adalah milik mereka yang memiliki keyakinan akan keindahan sebuah mimpi).
Eleanor Roosevelt (istri Presiden Amerika Serikat ke-32)
 

Mimpi…

Bagi sebagian orang “mimpi” mungkin bisa didefenisikan sebagai bunga tidur atau sebuah angan-angan. Ya, pada hakikatnya mimpi adalah angan-angan, khayalan, impian, cita-cita kalau menurut saya.

Tapi kali ini, mimpi yang kita ceritakan adalah mimpi dalam artian sebuah cita-cita. Cita-cita untuk mencapai dan mendapatkan sesuatu yang kemudian itu menjadi motivasi kuat untuk melakukan sesuatu guna mendapatkan kehidupan ekonomi yang mapan. Salah satu contohnya.

Seperti dinyatakan oleh pengusaha terkenal Ir. Ciputra ketika ditanya kunci kesuksesannya dalam membangun bisnis properti di Indonesia, dia menjawab kuncinya hanya dua yakni mimpi dan kerja keras. Sedangkan, menurut sutradara film monumental “The Godfather” Francis Ford Coppola bahwa “It was the man’s dream and his inspiring attempt to make them come true that remain important” (Itu mimpi manusia yang terpenting, dan upaya yang inspiratif mewujudkan mimpi itu menjadi kenyataan). Seseorang tidak cukup hanya bermimpi atau bercita-cita, akan tetapi yang terpenting adalah mewujudkannya menjadi sebuah kenyataan.

Mimpi atau cita-cita harus bersifat konkret dan spesifik. Artinya ketika seseorang hendak memimpikan atau mencita-citakan sesuatu harus terlebih dahulu dilihat apakah mimpi-cita-cita itu bersifat spesifik atau terlalu umum.

Seperti kisah sukses Sang Pemimpi (Penemu) walkman, Akio Morita.

Mimpi bukanlah hal yang mustahil untuk diwujudkan. Begitulah keyakinan Akio Morita, ketika pertama kali ia memimpikan adanya sebuah mesin kecil dengan pengeras suara yang dapat dengan mudah dibawa-bawa, meski sedang asyik bermain golf.

Pada masanya mungkin mimipi itu sulit untuk diwujudkan. Menemukan mesin dalam ukuran kecil, namun memiliki fungsi sama dengan mesin yang besar seperti radio yang biasa ada di rumah-rumah. Akio tidak berhenti sampai disitu. Melainkan melalui mimpinya itu kemudian mengantarkannya menemukan mesin mungil yang dinamakannya walkman pada tanggal 1 Juli 1979. Mesin ini kemudian diberi merk dengan Sony.

Ia mampu memperlihatkan seorang yang tidak hanya pekerja keras dan pemikir cerdas, melainkan juga ia seorang yang berani membangun mimpi yang besar. Pada masanya boleh jadi belum terpikir untuk menemukan mesin kecil yang efektif dibawa kemana pun ketika setiap pemiliknya pergi. Namun dengan keberaniannya untuk bermimpi, ia telah menemukan apa yang tidak pernah dipikirkan oleh orang-orang seusianya.

Akio tentu saja menyadari bahwa kekuatan kerjanya tidak terbatas pada uang, melainkan yang utama terletak pada kekuatan mimpinya yang memungkinkannya untuk terus memacu melakukan inovasi. Mimpi dalam pandangannya seakan menjadi amunisi untuk tetap berada dalam jalurnya dan mimpi pula yang menjadi tapal batas bagi Akio untuk memulai kerjanya. Akio telah berani bermimpi atas yang apa orang lain mimpikan, atau bahkan orang lain yang menilai mustahil untuk diwujudkan.

Sejak kecil Akio memiliki kesenangan khusus dalam membongkar setiap elektronik yang tak terpakai. Anak yang lahir pada tanggal 27 Januari 1921 ini sering kali kena marah orangtuanya karena terlalu sibuk mengurusi mesin-mesin elektronik yang tak terpakai sehingga membuat nilai pelajarannya anjlok. Saking kesalnya, sang ayah dengan ulah putranya, akhirnya memutuskan untuk membuang setiap mesin-mesin yang tengah diotak-atik.

Mendapat penolakan terhadap kreativitasnya, ternyata tidak membuat Akio berhenti untuk terus menerus melakukan eksperimen. Sekali waktu ia mendapati ayahnya membelikan gramofon (alat putar piringan hitam) untuk ibunya. Dan tanpa sepengetahuan ayahnya, Akio kemudian mengotak-atik gramofon mengingat kurang jernih suaranya. Namun tak dikiranya mesin baru itu telah dibuatnya rusak.

Setelah beranjak dewasa, ia terus mengasah hobi dan kesenangannya mengotak-atik mesin elektronik hingga kemudian membawa manfaat dia diterima di sebuah perusahaan terkemuka. Di sanalah ide-ide liarnya diwujudkan. Di bawah bendera Sony akhirnya ditemukan berbagai jenis produk elektronik. Pada tahun 1955 ditemukan radio transistor dengan tenaga baterai, TV hitam putih portable dengan teknologi solid-state tahun 1959 dan floppy disk-drive 3,5 inchi pada tahun 1981. Hingga ditemukan berbagai inovasi-inovasi lainnya dalam bidang elektronik.

Akio adalah salah satu di antara figur orang yang berhasil dengan mimpinya yang besar. Demikian keberanian Akio Morita dalam bermimpi. Dari seorang anak pengusaha sake (minuman khas rakyat Jepang) kini Akio telah berhasil menjadi seorang milyarder. Ia telah berani bermimpi di tengah orang-orang yang tidak pernah memikirkannya. Betapa pun kemudian dia tidak pernah membayangkan kalau mimpinya itu akan menjadi raksasa besar dalam bisnis mesin elektronik. Hanya dengan berbekal keberanian bermimpi disertai kemauan kuat dalam mewujudkannya, ia akhirnya berhasil mengembangkan sayap perusahaannya menjadi perusahaan terkemuka bukan hanya di Jepang tapi di dunia.

*Dari Buku 23 Karakter Pemuda Pilihan*
Anivsmile……


Double One Penuh Pengharapan

Happy New Year
Tahun Penuh Pengharapan
Tahun Penuh Mimpi
Tahun Penuh Cita & Cinta
Tahun Mewujudkan Mimpi Jadi Kenyataan "Change The Dream To The Goal"

Di tahun 2011 ini, penuh pengharapan tuk mewujudkan mimpi, cita & cinta menjadi satu kenyataan yang bisa dibanggakan.

Tak jauh beda dengan tahun-tahun sebelumnya, ada beberapa poin mimpi, cita & cinta yang disematkan dengan penuh semangat Basmala.

* Meski usia tak lagi muda, keinginan untuk melanjutkan study mengambil S1 tetap jadi yang utama.

* Dan meski usia sudah kecebur kepalang basah mandi sekalian berenang di kolam tingkat 3. Pengharapan itu masih membara."Menggenapkan separuh dien, menunaikan sunnah Rasulullah". Mungkin di tahun-tahun sebelumnya harus ada keikhlasan dan ketulusan akan sebuah keputusan terindah "Belum Saatnya".

Yah.... tetap legowo menjalani, walau terkadang tersandung kerikil tajam membuat terluka dan berdarah. Ku pasrahkan diri pada Sang Khalik Penentu Terbaik.

Hidup mestilah berjalan dan terus berjalan, mengalir sampai tiba pada keputusan "Indah Pada Saatnya". Di saat itulah sebuah pengharapan syarat air mata berakhir dan akan memasuki awal yang baru pada satu peradaban baru.

Mimpi, cita & cinta haruslah menjadi kenyataan yang membanggakan. Sukses itu berawal dari sebuah mimpi.
Amin.....

anivsmile.... ehm jadi curhat dech